Tugas Rangkuman Array

Variabel array dideklarasikan dengan
mencantumkan tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya
lokasi memori yang ingin dibuat.     
A. Deklarasi Array
Dimensi Satu

Contoh : X : Array[1..10] of
integer Artinya : mendefinisikan 10 variabel bertipe integer Yaitu
: X1, X2, X3, … X10 Contoh lain : NamaHari : Array [1..7] of String
Nilai : Array [1..10] of Char Frekuensi : Array[‘A’..‘E’] of Real

Contoh :
X
: Array[1..10] of integer
Artinya    : mendefinisikan 10 variabel
bertipe integer
Yaitu
: X1, X2,
X3, … X10
Contoh lain :

NamaHari
: Array [1..7] of String

Nilai
: Array [1..10] of Char
Frekuensi
: Array[‘A’..‘E’] of Real

Bentuknya : tipe nama_var[ukuran]; Dengan :
● tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan
lain-lain) ● ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array
Contoh Program dalam bahasa C++ : #include
main() { int N[5]={25,12,17,10,15}; int i; for(i=0; i<=4;
i++) cout << N[i]; } atau : #include main() { int
N[5]={25,12,17,10,15}; int i; for(i=0; i<=4; i++) printf(“%d
\n”,N[i]); } Output : 25 12 17 10 15 B. Array
Dimensi Dua
Array dua dimensi hampir sama
dengan array berdimensi satu, namun biasanya array berdimensi dua
banyak digunakan untuk penyajian data berbentuk tabel atau juga
berbentuk matriks. Cara Memberikan Nilai/Harga pada Array NilaiMka
: Array[1..10] of Char NilaiMka1 ß ’A’ NilaiMka2 ß ’C’ NilaiMka3 ß
’ ’ Bahasa C++ : Variabel array dideklarasikan dengan mencantumkan
tipe dan nama variable yang diikuti dengan banyaknya lokasi memori
yang ingin dibuat. Bentuknya : tipe nama_var[ukuran]; Dengan : ●
tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan
lain-lain) ● ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array
Contoh : ● int c[5]; C++ secara otomatis akan menyediakan lokasi
memori sesuai dengan yang dideklarasikan, dimana nomor indeks
selalu dimulai dari 0. ● int c[5] = {-12, 0, 20, 85, 1551}; Nilai
suatu variabel array dapat juga diinisialisasi secara langsung
seperti yang terdapat di dalam tanda kurung kurawal pada saat
deklarasi di atas. ● int x[5] = {0}; Deklarasi variable array
sekaligus mengisi setiap lokasi memorinya dengan nilai 0. Contoh
Algoritma : Algoritma Array1D DEKLARASI N : array[1..5] of integer
i : integer DESKRIPSI N1ß 25 N2ß 12 N3ß 17 N4ß 10 N5ß 15 For i ß 1
to 5 do Output (Ni) endfor Contoh Program dalam bahasa C++ :
#include main() { int N[5]={25,12,17,10,15}; int i; for(i=0;
i<=4; i++) cout << N[i]; } atau : #include
main() { int N[5]={25,12,17,10,15}; int i; for(i=0; i<=4;
i++) printf(“%d \n”,N[i]); } Output : 25 12 17 10 15 Bentuknya :
DEKLARASI NamaArray : TipeElemen Array[r_indeks1, r_indeks2] Cara
mengakses suatu elemen : NamaArrayindeks1,indeks2 Contoh 1 2 3 4 1
10 1 11 15 2 20 2 21 25 3 30 3 31 35 4 40 4 41 45 Harga1,1 ß 10
Harga2,3 ß 21 Harga3,1 ß 30 *Bahasa C++ : Bentuknya : tipe
nama_var[ukuran1][ukuran2]; ukuran1 = jumlah baris ukuran 2 =
jumlah kolom Contoh : int data_huruf[2][4]; Contoh : Sebuah matrik
A berukuran 2×3 dapat dideklarasikan sebagai berikut: int a[2][3] =
{{11, 7, 4},{12, 3, 9}} yang akan menempati lokasi memori dengan
susunan berikut : 0 1 2 0 11 7 4 1 12 3 9 Dan definisi variabel
untuk setiap elemen tersebut adalah : 0 1 2 0 a[0][0] a[0][1]
a[0][2] 1 a[1][0] a[1][1] a[1][2] Contoh Program dalam bahasa C++:
/* Program : array.cpp */ #include void printArray(int [][3]);
main() { int matrik1 [2][3] = { {1, 1, 1}, {2, 2, 2}}; int matrik2
[2][3] = { {3, 3, 3}, {4, 4, 4}}; int matrik3 [2][3] = { {5, 5, 5},
{6, 6, 6}}; printArray(matrik1); printArray(matrik2);
printArray(matrik3); return 0; } void printArray(int a[][3]) { int
i, j; for(i=0; i<=1; i++) { for(j=0; j<=2; j++) cout
<< a[i][j]<< ” “; cout <<
endl; } } atau : /* Program : array.cpp */ #include void
printArray(int [][3]); main() { int matrik1 [2][3] = { {1, 1, 1},
{2, 2, 2}}; int matrik2 [2][3] = { {3, 3, 3}, {4, 4, 4}}; int
matrik3 [2][3] = { {5, 5, 5}, {6, 6, 6}}; printArray(matrik1);
printArray(matrik2); printArray(matrik3); return 0; } void
printArray(int a[][3]) { int i, j; for(i=0; i<=1; i++) {
for(j=0; j<=2; j++) printf(“%d “,a[i][j]); printf(“\n”); } }
C.Array Dimensi Banyak
Algoritma : Bentuknya : DEKLARASI NamaArray : TipeElemen
Array[r_indeks1, r_indeks2,… , r_indeksn] Cara mengakses suatu
elemen : NamaArrayindeks1, indeks2, indeks3 Bahasa C++ : Bentuknya
: tipe nama_var[ukuran1][ukuran2]. . .[ukuranN]; Contoh : int
data_huruf[2][4][6 Pengertian Array adalah sekumpulan variabel
yang memiliki tipe data yang sama dan dinyatakan dengan nama yang
sama. Array merupakan konsep yang penting dalam pemrograman, karna
array memungkinkan untuk menyimpan data maupun referensi objek
dalam jumlah banyak dan terindeks.