Proposal Jaringan Komputer

image

Danny Pratama (1212471477)
Dimas pangestu (1212472730)
Endah nirmala dewi (1312475388)
Fanni Oktaviani (1212472506)
Lily Ratna Sulastrini (1212473462)
Nursam somantri (1212472873)
Reza alfiansah (1212473523)
Rizky Agustian (1212472729)

A. LATAR BELAKANG
Jaringan komputer adalah sekelompok komputer yang saling berhubungan satu sama lain dengan memanfaatkan media komunikasi dan suatu protokol komunikasi, sehingga antar komputer dapat saling berbagi dan bertukar informasi.

Apalagi sekarang ini teknologi informasi sedang berkembang dengan pesat dan sangat dibutuhkan dalam segala aspek kehidupan manusia di dunia. kebutuhan informasi yang begitu besar tentu akan menuntut adanya suatu teknologi pendukung yang dapat menghasilkan keakuratan dan informasi, contohnya seperti dikantor Kelurahan yang saat ini sistem jaringan informasi yang kurang optimal, Sehingga pekerjaan akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan kurang akurat,seperti dalam proses pembuatan KTP, KTP Merupakan Sesuatu yang mutlak harus dimiliki seseorang yang telah memiliki usia diatas 17 tahun sebagai suatu identitas bagi warga negara.

Adanya e-KTP yang mulai di adakan pemerintah pada saat ini, tetntunya membutuhkan fasilitas guna kelancaran proyek yang besar tersebut. Dalam hal ini penggunaan komputer sangatlah diperlukan.

Namun Masalah yang dapat muncul diantaranya adalah penyaluran data dari desa ke kecamatan masih menggunakan sistem manual, dimana memerlukan perangkat berupa flashdisk untuk mentransfer data dari kelurahan ke kecamatan, hal ini tentu banyak memunculkan efek samping diantaranya adalah membutuhkan waktu yang banyak, perpindahan flashdisk bisa saja membawa suatu virus dari satu komputer ke komputer lain yang bisa menginfeksi ke komputer bahkan bisa menyebabkan komputer rusak selain itu proses manual tersebut juga akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menginputkan data,kemungkinan lainnya akan terjadi adanya kerangkapan data KTP penduduk,

maka dari itu penggunaan (WLAN) Wifi akan menjadi solusi tepat pada kasus ini untuk komunikasi antar kelurahan ke kecamatan agar dapat membantu mempermudah dalam menjalankan suatu aktivitas, sehingga dapat melakukan pekerjaan lebih cepat dan optimal.

B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan Latar Belakang Masalah di atas, dapat dirumuskan masalah yang ada adalah sebagai berikut:

Bagaimana merancang sebuah jaringan komputer untuk mengoptimalkan proses pedataan

E- KTP pada kecamatan Menganti

C. TUJUAN DAN MANFAAT
Dari Rumusan Masalah diatas ada beberapa tujuan dan manfaat dari Perancangan Sistem Jaringan komputer Nirkabel se Kecamatan Menganti .

ð TUJUAN

Dengan adanya sistem jaringan yang baru (Pembuatan Jaringan Komputer Nirkabel untuk e-KTP) di harapkan proses pendataan kependudukan di kecamatan Menganti dapat berjalan dengan lebih optimal, meminimalisir terjadinya kerangkapan data KTP dan akan mempermudah komunikasi di kecamatan Menganti.

ð MANFAAT

Manfaat yang diperoleh dari Pembuatan Jaringan Komputer Nirkabel untuk e-KTP pada kelurahan – kelurahan di kecamatan Menganti adalah sebagai berikut :

Memberikan kemudahan dan efisiensi bagi pegawai kelurahan-kelurahan di Kecamatan Menganti untuk melakukan komunikasi data antar komputer dalam pengolahan data-data yang di kerjakan, khususnya pada program e-KTP.

D. TINJAUAN PUSTAKA
Jaringan Nirkabel (Wireless)

Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara. Penerapan dari aplikasi wireless network ini antara lain adalah jaringan nirkabel diperusahaan, atau mobile communication seperti handphone, dan HT.

Adapun pengertian lainnya adalah sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks – WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Terdapat tiga varian terhadap standard tersebut yaitu 802.11b atau dikenal dengan WIFI (Wireless Fidelity),802.11a (WIFI5), dan 802.11. ketiga standard tersebut biasa di singkat 802.11a/b/g. Versi wireless LAN 802.11b memilik kemampuan transfer data kecepatan tinggi hingga 11Mbps pada band frekuensi 2,4 Ghz. Versi berikutnya 802.11a, untuk transfer data kecepatan tinggi hingga 54 Mbps pada frekuensi 5 Ghz. Sedangkan 802.11g berkecepatan 54 Mbps dengan frekuensi 2,4 Ghz.

Wireless LAN

Wireless Local Area Network pada dasarnya sama dengan jaringan Local Area Network yang biasa kita jumpai. Hanya saja, untuk menghubungkan antara node device antar client menggunakan media wireless, chanel frekuensi serta SSID yang unik untuk menunjukkan identitas dari wireless device.

Komponen pada WLAN

Untuk bisa mengembangkan sebuah mode WLAN, setidaknya diperlukan empat komponen utama yang harus disediakan, yaitu :

1. Access Point

Access Access PointPoint akan menjadi sentral komunikasi antara PC ke ISP, atau dari kantor cabang ke kantor pusat jika jaringan yang dikempangkan milik sebuah korporasi pribadi. Access Point ini berfungsi sebagai konverter sinyal radio yang dikirimkan menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui perangkat WLAN lainnya untuk kemudian akan dikonversikan kembali menjadi sinyal radio oleh receiver.

2. Wireless LAN Interface

Alat ini biasanya merupakan alat tambahan yang dipasangkan pada PC atau Laptop. Namun pada beberapa produk laptop tertentu, interface ini biasanya sudah dipasangkan pada saat pembeliannya. Namun interface ini pula bisa diperjual belikan secara bebas dipasaran dengan harga yang beragam. Disebut juga sebagai Wireless LAN Adaptor USB.

3. Mobile/Desktop PC

Perangkat akses untuk pengguna (user) yang harus sudah terpasang media Wireless LAN interface baik dalam bentuk PCI maupun USB.

4. Antena External, digunakan untuk memperkuat daya pancar. Antena ini bisa dirakit sendiri oleh client (user), misal : antena kaleng.

Hal-hal Yang Harus Diperhatikan Pada WLAN

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membangun WLAN, seperti :

Seberapa besar jaringan WLAN akan dibangun. Dalam hal ini, adalah melihat kebutuhan akan jaringan yang akan dibangun nantinya. Jangan sampai pembangunan WLAN memakan biaya yang besar, sementara penggunaannya hanya terbatas untuk beberapa client saja. Meski bisa dijadikan sebagai investasi jangka panjang, akan tetapi akan jauh lebih bijak jika hanya untuk menghubungkan beberapa PC/Laptop menggunakan media komunikasi Add Hock (peer to peer).

Sistem keamanan. Sistem keamanan ini penting dalam sebuah jaringan WLAN. Sebab WLAN merupakan sebuah jaringan yang rentan terhadap serangan dari luar karena komunikasinya menggunakan sinyal radio/gelombang yang bisa ditangkap oleh client ‘x’ pada area-area tertentu. Sistem keamanan ini penting karena jalur komunikasi data bisa saja berisi data-data rahasia dan penting, sehingga orang tidak bisa masuk kecuali melalui ijin akses yang telah distandarkan.

Koneksi yang akan dikembangkan. Meskipun secara umum, akses point mampu menampung hingga ratusan klien dibawahnya, akan tetapi secara prosedur, para vendor penyedia piranti akses point merekomendasikan belasan hingga 40-an client yang boleh terhubung dalam sebuah layanan WLAN. Hal ini berpengaruh pada tingkat kecepatan dan pembagian hak akses pada jaringan yang tersedia.

E. PERANGKAT WIRELESS DAN PENUNJANG
DAFTAR HARDWARE DAN SOFTWARE SERTA RINCIAN BIAYA
image

image

image

F. ANGGARAN BIAYA
Biaya inisial merupakan biaya yang harus dikeluarkan untuk tahapan implementasi rancangan jaringan, jika proposal ini diterima untuk selanjutnya dipasangkan.

Biaya Inisial terdiri dari :

Biaya Pembelian Peralatan = Rp. 21.563.960,-

Biaya Instalasi = Rp. 725.000,-

Total Kebutuhan Biaya = Rp. 22.288.960,-

IBM 2130R6X

Rp 3,929,200

IBM ® UPS1500 uninterruptible power supply (UPS) menyediakan solusi perlindungan daya yang komprehensif untuk kantor kecil atau lingkungan xTM Sistem tower didistribusikan server. Dengan kemampuan untuk melindungi perangkat lebih dari UPS750 & UPS1000 rekan-rekan, unit ini memiliki2 outlet tambahan dan dapat memberikan 1500VA/1050W perlindungan kekuasaan dalam ruang cetak kaki menara yang efisien.

KESIMPULAN
Dengan adanya sistem jaringan yang baru di harapkan proses pendataan kependudukan kecamatan Menganti dapat berjalan dengan lebih optimal lagi (meningkatkan efektifitas dan efisiensi waktu dan pekerjaan).

Sistem Jaringan untuk pendataan E_KTP yang baru pada kecamatan Menganti dapat berjalan secara optimal.